Home Site Map

Fri, 30 Jul 2010
Site Map
CompanyProductsCustomersProduction FacilityContact Us

Home

Vacancy

Related Companies

Mail

Site Map

NEWS

Jakarta, 20 Mei 2010 | http://www.astra-honda.com/index.php/berita/view/233

AHM Perkenalkan Skutik Retro Modern Honda Scoopy
Scoopy "Uniquely Happy"

Jakarta - PT Astra Honda Motor (AHM) membuktikan keseriusannya menggarap pasar motor skutik dengan menyuguhkan pilihan model yang beragam. Kali ini AHM merilis Honda Scoopy, sebuah skutik unik dengan desain retro-modern untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup anak muda di Indonesia.


Manajemen AHM bersama Vierra sebagai ambasador Scoopy berpose dengan Honda Scoopy saat launching di FX Cone Jakarta, Kamis (20/05)
Keberadaan Honda sebagai trendsetter di pasar motor nasional kembali terlihat. Terbukti melalui Honda Scoopy ini AHM menciptakan tren baru untuk anak muda yang ingin tampil beda dan mengedepankan gaya hidup serta kebebasan berekspresi.

Sebagai trendsetter skutik retro, AHM membekali Scoopy dengan desain yang kental dengan kesan retro-modern yang belum pernah dimiliki oleh pabrikan lain di Indonesia. Tampilan serba bulat terlihat hampir di seluruh desain skutik baru ini, yaitu mulai dari bodyline , desain lampu depan, lampu sein, hingga sepasang spion kembarnya.

Lampu bulat Scoopy dilengkapi dengan lampu senja dengan multireflektor yang membuat pencahayaannya terang dan jangkauannya luas. Dua lampu sein bertekstur yang dipasang terpisah dari bodi, mempertegas kesan retro-modern dan sekaligus membuat Scoopy ini akan mudah dilihat dari arah depan maupun samping.

Kesan modern juga terlihat dari sisi samping Scoopy tampil dengan striping simple, emblem bergaya, serta tampilan belakang yang serba membulat. Tampilan semakin menarik juga terlihat pada velg racing, spion, dan pelindung knalpotnya yang tematis berwarna putih, tampil serasi dengan kombinasi warna bodinya yang semakin menegaskan genre retro-modern skutik bermesin 110 cc ini.

Tiga warna body Scoopy dapat menjadi alternatif untuk mendukung gaya hidup anak muda yang menjadi sasaran utama model baru ini, yaitu Classic white (tampil mewah bergaya klasik), Retro Pink (tampil ceria bergaya retro), dan Vintage Violet (tampil eksklusif bergaya vintage). AHM akan memasarkan skutik barunya ini dengan harga Rp13.500.000 (On The Road DKI Jakarta).

Seperti sepeda motor skutik Honda yang lain, Scoopy juga dilengkapi dengan kunci pengaman bermagnet otomatis ( auto secure keys shutter ), tuas pengunci rem ( brake lock ), dan standar samping otomatis ( side stand switch ), dan choke otomatis. Bagi pembeli Scoopy, AHM juga akan memberikan helm bergaya retro-modern yang sudah memenuhi ketentuan SNI-2. Berbagai part aksesoris juga tersedia untuk memaksimalkan aksi berkendara dengan Honda Scoopy.

Presdir PT AHM Yusuke Hori mengatakan kehadiran Scoopy merupakan salah satu bentuk komitmen Honda untuk terus menghadirkan produk motor inovatif bagi konsumen di Indonesia.

“Kami optimistis Scoopy akan diterima dengan baik oleh masyarakat dan menjadi trendsetter di segmen motor beraliran retro-modern,” ujarnya.

Executive Vice President PT AHM Johannes Loman menuturkan Scoopy akan melengkapi line up produk skutik Honda di Indonesia sekaligus akan memperkuat penetrasi Honda di segmen skutik yang saat ini sedang tumbuh pesat.

  “Tampilan Scoopy yang unik dan menarik ini akan menciptakan pasar skutik baru sehingga pilihan model skutik Honda bagi konsumen akan lebih beragam di pasar.”


Matic Yamaha Paling Bernilai

May, 19 2010 18:49 | http://www.yamaha-motor.co.id/news/content/read/matic-yamaha-paling-bernilai/

Matic Yamaha   Paling BernilaiKerja keras Yamaha untuk memuaskan konsumen dari sisi nilai manfaat, akhirnya berbuah sudah. Yamaha Mio Sporty berhasil mendapatkan penghargaan "The Best Value Skutik 110 ? 115cc" pada acara penghargaan Otomotif Award 2010 9 Mei lalu.

Program Otomotif Award ini diadakan dalam acara Otomotif Award yang diselenggarakan oleh tabloid Otomotif Gramedia. Yamaha menjadi salah satu produsen roda dua yang paling diperhitungkan oleh publik. Mulai dari harga beli, suku cadang, gampang dimodifikasi hingga harga jual yang tetap tinggi. Semua itu fakta yang dimiliki Mio Sporty sejak lama. Makanya tak salah jika Mio Sporty mendapatkan " The Best Value Skutik 110 ? 115cc" 

Semua produk motor ATPM diuji dalam ajang ini. Untuk kelas Skutik, Mio Sporty tidak sendirian. Masih ada motor-motor lain yang diadu dalam kategori ini. Meskipun banyak ATPM yang mengeluarkan motor baru di medio 2009 namun Mio Sporty tetap menjadi raja untuk nilai yang dimilikinya.

Mio Sporty adalah salah satu produk yang paling diminati konsumen. Awalnya Mio diciptakan untuk kaum hawa. Tapi berkat teknologi matic, handling dan akselerasi yang luar biasa membuat banyak lelaki yang juga jatuh cinta pada motor ini. Bahkan bukan itu saja, Yamaha Mio dikenal oleh sebagian besar Motobikers dan modifikator sebagai motor yang paling mudah untuk dimodifikasi. Nah, itu salah satu value (nilai) lain yang ada di matic ini.

Berjaya di Moped dan Motorsport
Penghargaan Otomotif Award kemarin bukan sekadar penghargaan untuk Mio Sporty. Pasalnya kategori lain seperti Moped maupun Motorsport juga diraih oleh produk Yamaha. Simak bagaimana Jupiter Z meraih "The Best Performance & Handling Bebek 110-115cc" dan ada juga "The Best Feature & Technology Motor Sport 125-160cc" untuk Yamaha Vixion.

Buat Motobikers, penghargaan yang diraih Yamaha untuk berbagai kategori adalah bukti inovasi dan teknologi yang terus dikembangkan Yamaha demi pemuasan konsumennya. Jadi, tinggal memilih motor mana yang paling sesuai dengan kebutuhan. Dan jangan lupakan nilai tambah yang diberikan produk Yamaha.

Otomotif Award 2010 untuk YAMAHA

Kategori

Model

The Best Performance & Handling Bebek 110-115 cc

New Jupiter Z 115

The Best Value Bebek 110-115 cc

Vega ZR

The Best Value Bebek Super

Jupiter MX

The Best Fuel Consumption Motor Sport 125-160 cc

Vixion

The Best Feature & Technology Motor Sport 125-160 cc

Vixion

The Best Value Skutik 110-115 cc

Mio Sporty

 


By sukar | Jumat, 02-Juni-2006, 00:12:20 |RADAR BANTEN

PT Indonesia Nippon Seiki Diresmikan

CIKANDE – Satu lagi sebuah pabrik bertehnologi menengah hadir di Kawasan Industri Cikande, Serang. Adalah PT Indonesia Nippon Seiki (INS) yang memproduksi spedometer, Kamis (1/6) kemarin, diresmikan pengoperasiannya oleh Bupati Serang Taufik Nuriman.

Pabrik yang telah berproduksi sejak setahun lalu itu, memproduksi sekitar 8 ribu unit spedometer/hari, dengan mempekerjakan 665 tenaga kerja yang kebanyakan berasal dari Kibin, Cikande dan sekitarnya.
PT Indonesia Nippon Seiki merupakan satu dari sepuluh pabrik sejenis yang tersebar di Amerika, Thailand (Asia Tenggara), Shanghai, dan Brasil. Saat ini sebagian besar bahan bakunya masih diimpor (80 persen), sementara bahan baku lokal baru 10 persen. “Namun asembling (perakitan) keseluruhannya sudah dilakukan di pabrik Cikande ini,” kata seorang pemandu. Produksi PT INS saat ini terserap oleh pasar Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki.
Direktur PT INS Masaharu Takano menyatakan berdirinya pabrik perakitan ini untuk memenuhi permintaan pasar, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Serang dan sekitarnya. “Untuk itu kami berharap masyarakat dapat menerima kehadiran kami,” kata Takano.
Sementara Presiden Komisaris PT INS Shoji Nagai yang menyampaikan pidatonya dalam bahasa Jepang menyatakan bahwa PT INS Cikande yang berdiri di atas lahan 8 hektar adalah pabrik terbesar grupnya dalam produksi.
Bupati Serang Taufik Nuriman berjanji akan menyediakan infrastruktur dengan membangun interchange untuk akses masuk ke jalan tol. “Saya juga akan mempermudah perizinan bagi investor agar nantinya tidak berbelit-belit,” janjinya.
Taufik juga berjanji menjamin keamanan bagi investor. Para tamu undangan mendapat kesempatan untuk melihat-lihat proses produksi spedometer khusus sepe-da motor. (wid)


 

1 Juni 2009 | Serang Raya , Utama |KORAN BANTEN

Pelayanan Investasi di Banten Buruk

Gub. Banten

Gubernur Banten meninjau Pabrik Spare part otomotif NS Indonesia di Serang.

SERANG | Sejumlah pengusaha mengeluhkan iklim invetasi di Banten. Belum seriusnya perhatian pemerintah dituding menjadi penyebab berbagai hambatan bagi para investor dalam mengembangkan usahanya.

Hal itu disampaikan sejumlah pengusaha dalam Dialog Gubernur Banten dan Dunia Industri di Aula PT Indonesia Nippon Seiki di Serang, Rabu (27/5) lalu. Para pengusaha, terutama mengeluhkan kondisi infrastruktur dan ruwetnya perijinan di Banten.

Menurut Sekretaris Himpunan Pengusaha Wilayah Serang Timur, Mohan, minimnya perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur jalan membuat para penanam modal enggan menambah investasinya.“Hampir semua jalan yang menghubungkan kawasan industri rusak,” ujar Mohan, dalam dialog itu.

Mohan mengungkapkan, rusaknya sejumlah ruas jalan jelas merugikan pihak industri. Sebab, hal itu berimbas pada kualitas hasil produksi. Menurutnya, banyak barang hasil produksi ditolak oleh penerima order karena barang tidak lagi utuh setelah melewati jalan rusak. Selain itu, kemacetan lalu lintas yang mengantre pada jalan rusak menghambat waktu pengiriman barang.

Selain masalah infrastruktur, para pengusaha juga mengeluhkan ruwetnya perizinan di Banten. Mereka menilai banyak hal-hal adminsitratif yang tidak efektif dan membuat iklim usaha menjadi kurang nyaman.

”Contohnya, izin domisili harus diperbaharui satu tahun sekali. Padahal KTP itu diperbaharui 5 tahun sekali. Selain itu izin SITU diperbaharui 5 tahun sekali tetapi setiap tahun harus mendaftar terus,” kata Era Marjuk, dari PT. Rajawali Mandiri Sakti seraya menyatakan perlunya dibentuk forum komunikasi antara pemerintah dengan pengusaha untuk mengatasi berbagai permasalahan-permasalahan dalam dunia usaha dan birokrasi satu atap.

Sementara itu Kepala Kawasan Industri Modern Cikande Toni Waluyo mengharapkan pemerintah baik pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota agar dapat membuat kebijakan-kebijakan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh para pengusaha, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Selain hal tersebut, atas nama para pengusaha yang berada di Kawasan Industri Modern Cikande, Toni mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Banten dan Kabupaten Serang serta Kepolisian Daerah Banten yang telah memberikan rasa aman sehingga bisa berinvestasi dengan nyaman.

Menanggapi hal itu, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah menjelaskan, Pemprov Banten terus berupaya membangun iklim kondusif bagi berkembangnya sektor industri di Provinsi Banten. Menurutnya, investasi bagi daerah memiliki manfaat yang sangat besar terutama sektor industri yang mampu menggerakan perekonomian daerah.

Untuk itu Gubernur mengharapkan peraturan-peraturan daerah yang ada di provinsi maupun kabupaten/kota yang sudah tidak sesuai lagi dengan iklim investasi hendaknya diperbaharui sehingga para investor akan berinvestasi di Provinsi Banten.

Saat ini, imbuh Atut, Banten sedang merancang iklim investasi yang sangat besar dimana investasi tersebut merupakan program pemerintah pusat, diantaranya pembangunan kilang minyak di Bojonegara. Diharapkan pembangunan tersebut mempunyai multiplayer effect karena dari proyek ini yang akan berdampak dibangunnya 35 sektor industri lainnya yang akan mendukung proyek tersebut.

“Diantaranya pembangunan jalan tol yang menghubungkan Bojonegara-Cilegon sepanjang 14 kilometer, infrastruktur kereta api, waduk untuk penyediaan air baku, pembangunan PT Gas Negara, yang dialirkan dari Provinsi Sumatera Selatan ke Provinsi Banten dan lainnya,” papar Gubernur.

Terkait keluhan para pengusaha, Atut berkilah, penanganan infrastruktur di daerah dikelola oleh tiga pihak yakni pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten atau kota. Dia mengakui bahwa sekitar 245 kilometer jalan nasioal di Banten kondisinya rusak. Kerusakan tersebut merupakan 50 persen dari 490 kilometer total jalan negara.

Menurut Atut, pihaknya tidak berani melakukan pembenahan jalan yang bukan merupakan kewenangan pemerintah daerah. Kata dia, pemerintah Provinsi Banten pernah membuat program memperbaiki jalan pedesaan. Namun hal itu menjadi masalah karena dianggap melanggar kewenangan. Meski begitu, lanjut Atut, dirinya sudah melaporkan kerusakan jalan negara tersebut kepada Departemen Pekerjaan Umum RI.

”Departemen PU sudah melakukan pemeriksaan, insya Allah dalam waktu dekat akan diperbaiki,” ujar Atut.

Soal potensi investasi, Atut juga mengambarkan, Provinsi Banten memiliki potensi yang sangat potensial dalam meningkakan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Hal ini disebabkan karena Provinsi Banten memiliki 18 (delapan belas) kawasan industri yang tersebar di kabupaten kota, salah satunya yaitu Kawasan Industri Modern Cikande.

“Secara umum investasi akan masuk tergantung dari daya tarik daerah terhadap investasi serta adanya iklim investasi yang kondusif. Salah satunya tergantung kemampuan daerah dalam merumuskan daerah yang berkaitan dengan invetasi dan dunia usaha. Untuk itu diperlukan pelayanan yang sangat baik bagi para investor serta kita harus meningkatkan informasi tentang potensi, investasi dan dunia usaha yang ada di Provinsi Banten, sehingga Banten diminati bagi para investor,” ujar Gubernur seraya meminta pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan pelayanan dan memberikan rasa aman kepada para investor.

Usai melakukan dialog Gubernur Banten didampingi Ketua Komisi II DPRD Provinsi Banten-Mediawarman, Wakil Bupati-Andi Sujadi beserta beberapa Kepala SKPD Provinsi Banten terkait, meninjau PT Indoneisa Nippon Seiki yang bergerak pada bidang produksi speedometer kendaraan bermotor dan ke PT Yasunaga di kawasan yang sama bergerak dibidang otomotif. (ENK/IKA/ZAL)


 


 


Copyright ® 2005 IT - PT. Indonesia Nippon Seiki

Home     Related Companies      Vacancy     Privacy Policy     Site Map    Map INS